CLUB-BEEs


Madu Teran / Kelulut / Trigona dibudidayakan oleh Kelompok Pemuda Pecinta Alam Desa Kelubi (KEPPAK) sejak dari tahun 2018 - sekarang. dibudidayakan dalam areal Hutan Geosite Batu Begalang dengan cara-cara tradisional yang berbasis lingkungan dan kearifan lokal Masyarakat Belitung Timur. Hasil budidaya yang mereka dapatkan berupa suatu produk Madu yang dikenal sebagai Madu Clubbees. Madu Clubbes bersumber dari nektar pohon hutan alami yang memiliki banyak khasiat seperti  obat-obatan herbal sehingga hal ini berdampak pada kualitas Madu yang dihasilkan.

Madu trigona ini dalam bahasa Belitong disebut Madu Teran. Keunikan madu ini adalah rasanya yang khas bercampur madu, manis, dan pahit. Kelebihan madu ini sangat kaya dengan kandungan yang baik untuk tubuh. Karena indukan madunya menghisap banyak jenis bunga.

MaduKlanceng Mengenal Lebah Madu Klanceng Trigona 

Trigona adalah salah satu genus lebah tanpa sengat terbesar, secara eksklusif terdapat di Dunia Baru, dan sebelumnya mencakup lebih banyak subgenus daripada kumpulan saat ini; banyak dari subgenera sebelumnya telah diangkat ke status generik. Lebah Kalulut, banyak orang menyebut dengan kelulut, klancing, klanceng, lonceng, teuweul (Sunda), gala-gala (lilin lebah) dll, dengan nama ilmiahnya Apis Trigona merupakan jenis lebah madu yang paling banyak dipelihara secara tradisional oleh masyarakat pedesaan sekitar kawasan hutan se-Indonesia.

 

Madu Trigona (CLUB-BEEs) dapat menjaga memperhatikan standar kualitas dan mutu, supaya konsumen merasakan manfaat yang maksimal dari madu,manfaat yang dihasilkan ialah:

  1.  Menjaga Ketahanan Tubuh
  2. Mengobati Luka 
  3. Memperlancar Peredaran Darah
  4. Mengobati Flu dan Batuk
  5. Menambah Nafsu Makan

 

 

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Trigona

Comments